Pagi hari adalah saatnya untuk mempersiapkan dagangannya sebelum berangkat sekolah. Bungkus-bungkus nasi uduk dimasukkan ke dalam kresek besar bersama dengan plastik berisi kerupuk dan sambal. Julukannya adalah "bang odook" karena nasi uduk yang ia jual mempunyai brand "uduk odook". Sama seperti nasi uduk bungkus pada umumnya hanya saja ditambah dengan sendok plastik yang berlabel "doa dOOlo" sebagai pengingat untuk berdoa sebelum makan. Berjualan nasi uduk di kelas tidak membuatnya malu dan membatasi mimpinya. Dia mempunyai mimpi untuk bisa lulus ke salah satu perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia, Institut Pertanian Bogor jurusan Agribisnis. Tak hanya bermimpi sendiri, namun ia juga mengajak sahabat-sahabat dan pelanggan nasi uduknya untuk ikut bermimpi dan menuliskannya. Dengan menggunakan prinsip yang ia pelajari dari Ust. YM "doa, mendoakan, dan minta didoakan". Dengan optimis dan tekad yang bulat, ia mendatangi ibuny...
Asrama merupakan salah satu tempat aku dan kau bisa menemukan calon-calon orang hebat yang akan menjadi pemimpin di masa depan. Disini berkumpul putra-putri terbaik bangsa dari seluruh penjuru nusantara. Setiap gedung, setiap lorong, dan setiap kamarnya akan terukir kisah nya masing-masing. Selama di asrama calon-calon orang hebat ini (red: maba) memiliki seorang mentor atau pembina yang biasa disebut senior resident atau sering dipanggil “kakak SR”. Tugas mereka adalah membina adik-adik dalam program pembinaan akademik dan multibudaya, seperti soga lorong, soga gedung, apel pagi, dan berbagai program lainnya. Memiliki tanggungjawab membina sekitar 50-80an adik lorong, senior resident harus selalu siap, sigap, bersikap untuk membantu mereka bila mereka butuh bantuan seperti mengantarkan ke rumah sakit, menegur mereka bila salah, membantu mereka untuk bisa mengenal dan mengembangkan dirinya tuk menjadi lebih baik. Selain itu, senior resident juga memiliki tanggungjawab yang dibagi...