inSpiRing 5.4
Satu tahun telah berlalu, tibalah
perpisahan dengan asrama. Puncak rangkaian acara Farewell Party Asrama 54 siap menjadi
wadah perpisahan insan asrama, senior resident, dan segenap jajaran asrama
PPKU. Dekorasi panggung dan sekelilingnya menambah antusias peserta. Tampak
insan asrama menggunakan kaos dan atribut masing-masing gedung, mereka masuk
dengan tertib setelah dimobilisasi oleh SR dibantu gugus disiplin asrama.
Acara dimulai dengan pembukaan yang
menarik perhatian. Acara dibawakan oleh beberapa MC terbaik angkatan 54,
dilanjutkan dengan pembacaan tilawah yang membuat seisi GWW tenang. Selanjutnya,
para hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya, hymne IPB, dan mars asrama. Sambutan
diberikan oleh rektor, direktur PPKU, dan asisten direktur asrama. Apresiasi
diberikan kepada insan asrama 54 karena banyaknya prestasi, inovasi dan
inspirasi yang diberikan untuk IPB. Mendapatkan rataan IPK tertinggi sepanjang
sejarah PPKU, membuat taman-taman dan kolam ikan untuk memanfaatkan lahan yang
ada di asrama, berkontribusi dalam membuat buku-buku yang diinisiasi oleh Dewan
Gedung, Dewan Mushola, dan inisiator lainnya.
Pada tahun ini, juga dewan mushola
berkolaborasi dengan LDF dan LDK untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah
seperti penuhnya masjid saat sholat Jum’at.
Klub-klub asrama juga menorehkan beberapa prestasi dan inovasi. Setelah
penyampaian dan pemutaran video prestasi-prestasi insan asrama 54, acara
dilanjutkan hingga selesai. Setelah acara selesai, insan asrama menghampiri masing-masing
senior residentnya untuk diajak foto bersama sebagai kenang-kenangan terakhir.
Kini
insan asrama ksatria khatulistiwa 54 siap untuk melangkah, siap untuk memimpin,
siap untuk berkontribusi dan berprestasi, siap menjadi penggerak dan membawa
perubahan bagi bangsa.
Hal di atas bukan hanya sekedar angan-angan, namun merupakan
gambaran tentang mimpi saya untuk insan asrama ksatria khatulistiwa. Semoga asrama
bisa menjadi wadah pembinaan yang melahirkan pemimpin berintegritas,
akseptabel, dan profesional untuk berkontribusi dalam transformasi menuju
asrama PPKU, IPB, dan Indonesia madani J
“Menjadi mata air yang terus
mengalir, selalu memberi karya terbaik bagi bangsa. Menjadi mata air, ciptakan
kedamaian, menjawab tantangan arah tujuan masa depan Indonesia.” (mengutip lirik
dari Cowboy Junior yang berjudul Mata Air)
Note: tulisan ini dibuat bulan Oktober 2018 saat awal-awal
kepengurusan Senior Resident 54
Best regards,
Rizal Fahmi Ramadhan
#CeritaAsrama #BersamaDiAsrama #TogetherToBeBetter
#SeniorResident54 #SiapSigapBersikap
Komentar
Posting Komentar