Langsung ke konten utama

SUPERHEROES(R)


Asrama merupakan salah satu tempat aku dan kau bisa menemukan calon-calon orang hebat yang akan menjadi pemimpin di masa depan. Disini berkumpul putra-putri terbaik bangsa dari seluruh penjuru nusantara. Setiap gedung, setiap lorong, dan setiap kamarnya akan terukir kisah nya masing-masing. Selama di asrama calon-calon orang hebat ini (red: maba) memiliki seorang mentor atau pembina yang biasa disebut senior resident atau sering dipanggil “kakak SR”. Tugas mereka adalah membina adik-adik dalam program pembinaan akademik dan multibudaya, seperti soga lorong, soga gedung, apel pagi, dan berbagai program lainnya.

Memiliki tanggungjawab membina sekitar 50-80an adik lorong, senior resident harus selalu siap, sigap, bersikap untuk membantu mereka bila mereka butuh bantuan seperti mengantarkan ke rumah sakit, menegur mereka bila salah, membantu mereka untuk bisa mengenal dan mengembangkan dirinya tuk menjadi lebih baik. Selain itu, senior resident juga memiliki tanggungjawab yang dibagi dengan berbagai lini. Yap, dengan segala tanggungjawab profesi itu, mereka juga masih menjadi mahasiswa yang memiliki tanggungan akademik dan urusan pribadinya.

Senior Resident bagaikan sekolah dimana kami dilatih untuk menjadi “superheroes”

Singkat cerita, setelah aku melewati satu tahun pembinaan di asrama dan sampai ke tingkat empat akhirnya aku memutuskan untuk mendaftar dan menjadi salah satu bagian dari senior resident asrama PPKU IPB. Senior Resident menurutku bagaikan sekolah dimana kami dilatih untuk menjadi “superheroes”, bukan untuk mendapatkan kemampuan terbang di udara, mengeluarkan sinar laser dari mata, atau berlari cepat keliling dunia, namun yang kumaksud adalah tempat dimana kau dilatih untuk bisa memiliki tekad untuk bisa menyelamatkan (membantu) orang lain dengan senyuman.

Disini aku menemukan orang-orang yang memiliki kekuatan supernya dengan ciri khas masing-masing: mengonsepkan program dan acara, mengelola keuangan, mengelola administrasi yang baik, berbicara di depan orang, melawak dan menghidupkan suasana, kemampuan mengajak, kreatifitas dalam ide,  membuat robot, membuat dan membacakan puisi, dan berbagai hal lainnya.  Namun kekuatan mereka yang paling keren menurutku adalah adalah do’a, keyakinan, keikhlasan, dan kesabaran yang mereka punya dan gunakan untuk siap-sigap-bersikap dalam menghadapi segala tantangan di depannya.

Selama di tengah tengah-tengah mereka, aku belajar bahwa kita harus berlomba-lomba dalam kebaikan. Setiap superheroes tidak ada yang sempurna mereka juga punya banyak-banyak sekali kelemahan dan kekurangan. Dalam mengatasi hal tersebut, mereka  saling menguatkan, mengingatkan, dan mendoakan agar bisa saling melengkapi menjadi superheroes yang kuat, bisa menebarkan manfaat dan melahirkan superheroes-superheroes baru di masa depan. Mereka juga memilki impian dan harapan menjadi bagian dari sebaik-baik manusia yang paling banyak manfaatnya untuk bisa mengalirkan pahala kebaikan kepada superheroes sesungguhnya yang ada di kehidupan kita, yaitu orangtua dan menjadi bekal agar kelak bisa bertemu dengan superheroes terhebat sepanjang sejarah, Rasulullah Muhammad SAW.

Punya orang kaya kalian menjadi suatu hal yang luar biasa sangat menguatkan. -Mudrikul Hamdi, Komandan SR 54

Rihlah Senior Resident 54 Edelweiss

Komentar